Menu Tutup
gambar model waterfall air terjun

Metode Waterfall

Pengertian Metode Waterfall?

Definisi metode waterfall atau air terjun adalah model pengembangan sistem yang dilakukan secara sistematis atau berurutan. Menurut Pressman (2015:42) , model ini adalah model klasik yang bersifat sistematis , berurutan dalam membangun sebuah software. Metode ini sering disebut dengan classic life cycle. Terdapat banyak sekali metode penelitian pengembangan perangka lunak, sepertti prototyping, rapid application development. Namun, metode ini sangat banyak digunakan dalam penelitian ilmu komputer, sistem informasi, teknik informatika dan lain-lain.

Apa saja tahap-tahap pada Metode waterfall?

gambar metode pengembangan sistem waterfall

1. Requirement

Pada tahap ini merupakan tahap analisis kebutuhan user. Dari masalah yang telah di rumuskan, maka pada tahap ini ditentukan kebutuhan apa saja yang diperlukan sebagai solusi dari permasalahan. Kebutuhan dibedakan menjadi dua yaitu kebutuhan fungsional dan non-fungsional.

2. Design

Tahapan ini merupakan tahapan dimana kebutuhan yang telah ada ditahap sebelumnya dibuat menjadi rancangan sistem. Sehingga terlihat gambaran bentuk sistem yang akan dibuat. Design dapat berupa design user interface, desain basis data, proses bisnis dan lain-lain.

3. Implementation

Pada tahap ini merupakan implementasi dari tahap design. Gambaran sistem di tahap sebelumnya di implementasikan dalam bentuk coding sampai menghasilkan sistem akhir atau sistem jadi.

4. Verification

Tahapan ini merupakan tahap dimana sistem atau aplikasi yang telah dibuat di uji. Apakah sistem sistem tersebut layak atau masi harus diperbaiki. Pengujian biasaya dilakukan untuk melihat apakah sistem masih error atau bahkan tidak jalan. apabila sistem dianggap sudah baik maka sistem itu bisa diterapkan.

5. Maintenance

Sistem yang telah diterapkan kemudian dilakukan pemeliharaan agar selalu dalam kondisi baik dan tidak terjadi kesalahan ataupun terhindar dari seragan dari luar.

 

Kelebihan Model Waterfall

Sebelum memilih model ini sebagai acuan penelitian kalian. perlu kalian ketahui apa saja kelebihan model waterfall yang bisa menjadi alasan kalian memilih model ini. Berikut ini kelebihannya :

  1. Waktu yang dihabiskan diawal siklus dapat mengurangi biaya tahap selanjutnya;
  2. Setiap tahap terdokumentasi lebih teliti;
  3. Prosedur dan control terperinci yang mengatur setiap proses pada proyek;
  4. Model ini memberi pendakatan terstruktur dan berkembang secara linier;
  5. mudah dimengerti dan dapat dijelaskan sehingga dengan demikian mudah dipahami;

Kekurangan Model Waterfall

Terdapat beberapa kekurangan Model Waterfall, yaitu :

  1. User tidak dapat melihat gambaran sistem jika tahap semua belum slesai
  2. Desainer mungkin tidak menyadari kesulitan di masa depan ketika merancang produk atau fitur perangkat lunak baru, dalam hal ini lebih baik untuk merevisi desain daripada bertahan dalam desain yang tidak memperhitungkan kendala, kebutuhan, atau masalah yang baru ditemukan